SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KHULAFAURRASYIDIN (KELOMPOK 1)

ABSTRAK

 Sejarah pendidikan Islam mempunya manfaat bagi umat Islam dalam meneladani proses pendidikan Islam semenjak masa Rasulullah SAW, masa sahabat ulama-ulama besar dan zaman para pemuka gerakan pembaruan pendidikan Islam. Secara akademis sejarah pendidikan Islam bermanfaat untuk mengetahui dan memahami pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam sehingga dapat untuk memecahkan problematika pendidikan Islam dimasa kini karena kemajuan IPTEK. Mempelajari Sejarah Pendidikan Islam amat penting terutama bagi pelajar pelajar agama Islam dan pemimpin-pemimpin Islam. Dengan mempelajari Sejarah Pendidikan Islam kita dapat mengetahui sebab pertumbuhan, perkembangan, kemajuan dan kemunduran Islam baik dari cara didikannya maupun cara ajarannya. Khusunya pendidikan Islam pada zaman Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat Islam, hendaknya kita mengetahui sejarah tersebut guna menumbuh kembangkan wawasan generasi mendatang di dalam pengetahuan sejarah tersebut. Secara lebih sederhana, pendidikan Islam pada zaman Rasulullah sampai zaman Khulafaur Rasyidin bertujuan untuk membina pribadi muslim agar menjadi kader yang berjiwa kuat dan dipersiapkan menjadi masyarakat Islam, mubaligh dan pendidik yang baik sesuai karakteristik perkembangan pendidikan Islam itu sendiri.


Link Dokumen Makalah Versi PDF: LINK PDF

Link PPT: LINK PPT



“SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KHULAFAURRASYIDIN”

“Makalah ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

Sejarah Pendidikan Islam”


 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. H. MUHAMMAD SALEH, M.Ag

 

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 1

                                    A. RIFALDI TEGAR                                 2020203886208035

                                    ADHISTI ADINDA PUTRI                       2020203886208038

                                    AIDZULLAH                                              2020203886208047

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

FAKULTAS TARBIYAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PAREPARE

2021


                                                                KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas nikmat yang begitu banyak yang telah diberikan kepada kita sebagai hamba-Nya, salah satunya nikmat kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan tepat waktu.

    Shalawat serta Salam senantiasa tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarga, sahabat serta orang-orang yang senantiasa mengikutinya, semoga kelak kita mendapat syafa’atnya.

    Kami ucapkan juga banyak terima kasih kepada Bapak Dr. H. Muhammad Saleh, M.Ag selaku Dosen Mata Kuliah Sejarah Pendidikan Islam, serta teman-teman yang kami banggakan.

    Pada tugas makalah kami yang berjudul “Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Khulafaurrasyidin” akan membahas beberapa poin penting seperti, sejarah pendidikan islam pada masa Abu Bakar As-Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

    Kami berharap dengan adanya makalah ini akan menambah pengetahuan kita terhadap sejarah pendidikan islam pada masa khulafaurrasyidin dan kami sadari bahwasanya makalah ini masih jauh dari kata baik dan lengkap olehnya itu, kami sangat menanti masukan-masukan dari teman-teman sekalian baik kritik maupun saran. Demikian, yang sempat kami tuliskan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


                                                                                                        Parepare, 24 September 2021


                                                                                                                     Kelompok 1



DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I        PENDAHULUAN

1.1... Latar Belakang

1.2... Rumusan Masalah

1.3... Tujuan Penulisan2

BAB II       PEMBAHASAN

2.1... Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Khulafaurrasyidin

A..... Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Abu Bakar As-Shiddiq

B...... Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Umar bin Khattab

C...... Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Usman bin Affan

D..... Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Ali bin  Abi Thalib

BAB III     PENUTUP

3.1... Kesimpulan

3.2... Saran

DAFTAR PUSTAKA


BAB I

PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang

            Sejarah pendidikan Islam mempunya manfaat bagi umat Islam dalam meneladani proses pendidikan Islam semenjak masa Rasulullah SAW, masa sahabat ulama-ulama besar dan zaman para pemuka gerakan pembaruan pendidikan Islam. Secara akademis sejarah pendidikan Islam bermanfaat untuk mengetahui dan memahami pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam sehingga dapat untuk memecahkan problematika pendidikan Islam dimasa kini karena kemajuan IPTEK. Mempelajari Sejarah Pendidikan Islam amat penting terutama bagi pelajar pelajar agama Islam dan pemimpin-pemimpin Islam. Dengan mempelajari Sejarah Pendidikan Islam kita dapat mengetahui sebab pertumbuhan, perkembangan, kemajuan dan kemunduran Islam baik dari cara didikannya maupun cara ajarannya. Khusunya pendidikan Islam pada zaman Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat Islam, hendaknya kita mengetahui sejarah tersebut guna menumbuh kembangkan wawasan generasi mendatang di dalam pengetahuan sejarah tersebut. Secara lebih sederhana, pendidikan Islam pada zaman Rasulullah sampai zaman Khulafaur Rasyidin bertujuan untuk membina pribadi muslim agar menjadi kader yang berjiwa kuat dan dipersiapkan menjadi masyarakat Islam, mubaligh dan pendidik yang baik sesuai karakteristik perkembangan pendidikan Islam itu sendiri.

 

1.2     Rumusan Masalah

1.2.1        Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Abu Bakar As-Shiddiq?

1.2.2        Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Umar bin Khattab?

1.2.3        Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Usman bin Affan?

1.2.4        Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Ali bin  Abi Thalib?

1.3     1.3    Tujuan Penulisan

1.3.1  Untuk Mengetahui Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada masa Abu Bakar As-Shiddiq

1.3.2  Untuk Mengetahui Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada masa Umar  bin Khattab

1.3.3  Untuk Mengetahui Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada masa Usman bin Affan

1.3.4  Untuk Mengetahui Bagaimana Sejarah Pendidikan Islam Pada masa Ali bin  Abi Thalib


BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Sejarah Pendidikan Islam Pada Masa Khulafaurrasyidin

A. Masa Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq (632-634)

    Dilihat dari sosial masyarakat yang pada saat itu tidak semua berpihak pada pemerintahan, dengan alasan Abu Bakar fokus untuk menangani pemberontakan. orang-orang murtad, pengaku nabi dan pembangkan zakat.

    Hal ini menyebabkan pendidikan dimasa ini tidak banyak mengalami perubahan sejak masa Rasulullah SAW. Yakni berkisar pada materi pendidikan seputar tauhid, akhlak, ibadah, kesehatan.

a.       Pendidikan keimanan (Tauhid) yaitu menanamkan bahwa satu-satunya yang wajib disembah adalah Allah.

b.      Pendidikan Akhlak, seperti adab masuk rumah orang lain, sopan santun bertetangga bergaul dalan masyarakat dan lain sebagainya.

c.       Pendidikan Ibadah, seperti pelaksanaan sholat, puasa dan haji.

d.      Kesehatan, seperti kebersihan, gerak gerik dalam shalat merupakan didikan untuk memperkuat jasmani dan rohani.[1]

    Mengenai ibentuk ilembaga ipendidikan. ipada imasa iini, iAhmad iSyalabi, imenegaskan ilembaga iuntuk ibelajar imembaca idan imenulis ipada isaat iitu idisebut idengan iKuttab.[2] iDisamping iitu imasjid ijuga iberfungsi isebagai itempat ibelajar, iibadah, idan imusyawarah ikhusus iKuttab, imerupakan ipendidikan iyang idi ibentuk isetelah imasjid. iSelanjutnya idalam ipendapat iyang ilain imengatakan ibahwa ikuttab ididirikan ioleh iorang-orang iarab ipada imasa iAbu iBakar.[3] iSedangkan ipusat ipembelajaran ipada imasa iini iadalah ikota iMadinah, idan iyang ibertindak isebagai itenaga ipendidik iadalah ipara isahabat iRasulullah iSAW iyang iterdekat.



[1] Mahmud  Yunus, Sejarah Pendidikan Islam, (Jakarta: Hidakarya Agung, 1989), h.18

[2] Ahmad Salaby, Sejarah Kebudayaan, Al-husna Zikra (Jakarta, 2000)

[3] Asama Hasan Fahmi, Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang,t.th), h. 30.


 Berdasarkan iuraian idi iatas, ikami iberkesimpulan ibahwa ipelaksanaan ipendidikan iIslam ipada imasa iKhalifah iAbu ibakar iini iadalah isama idengan ipendidikan iIslam iyang idilaksanakan ipada imasa inabi ibaik imateri imaupun ilembaga ipendidikannya.

B. iMasa iKhalifah iUmar ibin iKhattab i(13-23 iH i: i634-644 iM)

  Pada imasa iKhalifah iUmar ibin iKhattab, ipendidikan ijuga itidak ijauh iberbeda imasa isebelumnya, iPola ipenddidikan idimasa iini imengalami iperkembangan. iKhalifah isaat iitu isering imengadakan ipenyuluhan i(pendidikan) idi ikota iMadinah. iBeliau ijuga imenerapkan ipendidikan idi imasjid-masjid idan imengangkat iguru idari isahabat-sahabat iuntuk itiap-tiap idaerah iyang iditaklukkan iMereka ibukan ihanya ibertugas imengajarkan iAl-qur'an, iakan itetapi ijuga idibidang iFiqih. iAdapun itenaga ipengajar isebagian ibesar iadalah ipara isahabat iyang isenior, iantara ilain iAbdurrahman ibin iMa'qal idan iImran ibin ial-Hasyim i(di iBashrah), iAbdurrahman ibin iGhanam i(di iSyiria), iHasan ibin iAbi iJabalah i(di iMesir). iAdapun imata ipelajaran iyang idiberikan imeliputi imembaca idan imenulis ial-Qur'an idan imenghafalkannya iserta ibelajar ipokok-pokok iagama iIslam. iNamun iPendidikan ipada imasa iUmar ibin iKhattab ilebih imaju idaripada idengan isebelunnya. iPada imasa iIni ituntutan iuntuk ibelajar ibahasa iArab ijuga isudah imulai inampak, iorang iyang ibaru imasuk iIslam idari idaerah iyang iditaklukan iharus ibelajar idan imemahami ipengetahuan iIslam. iOleh ikarena iitu, ipada imasa iini isudah iterdapat ipengajaran ibahasa iArab. i

  Berdasarkan ihal idi iatas, ipelaksanaan ipendidikan idi imasa iKhalifah iUmar ibin iKhattab ilebih imaju, isebab iselama iUmar imemerintah iNegara iberada idalam ikeadaan istabil idan iaman, iini idisebabkan idi isamping itelah. iditerapkannya imasjid isebagai ipusat ipendidikan, ijuga itelah iterbentuknya ipusat-pusat ipendidikan iIslam idi iberbagai ikota idengan imateri iyang idikembangkan, ibaik idari iilmu ibahasa, imenulis, idan ipokok iilmu-ilmu ilainnya. iPendidikan idikelola idi ibawah ipengaturan iGubernur iyang iberkuasa isaat iitu, iserta idiiringi ikemajuan idi ibecbagai ibidang, iseperti ijawatan ipos, ikepolisian, ibaitulmal, idan isebagainya. iAdapun isumber igaji ipara ipendidik ipada iwaktu iitu idiambilkan idari idaerah iyang iditaklukan idan idari ibaitulmal. i

C. iMasa iKhalifah iUsman ibin iAffan i( i23-35 iH: i644-656 iM)

i            Pada imasa ikhalifah iUsman ibin iAffan, ipola ipendidikan itidak ijauh iberbeda idengan ipola ipendidikan iyang iditerapkan ipada imasa iUmar. iPendidikan idi imasa iini ihanya imelanjutkan iapa iyang itelah iada. iHanya isaja ipada iperiode iini, ipara isahabat iyang iasalnya idilarang iuntuk ikeluar idari ikota iMadinah ikecuali imendapatkan iizin idari iKhalifah, imereka idiperkenankan iuntuk ikeluar idan imenetap idi idaerah-daerah iyang imereka isukai iDengan ikebijakan iini, imaka iorang iyang imenuntut iilmu i(para ipeserta ididik) itidak imerasa ikesulitan iuntuk ibelajar ike iMadinah. i

  Khalifah iUsman ibin iAffan isudah imerasa icukup idengan ipendidikan iyang isudah iberjalan. iNamun ibegitu, iada isatu iusaha iyang icemerlang iyang itelah iterjadi idi imasa iini iyang idisumbangkan iuntuk iumat iIslam, idan isangat iberpengaruh iluar ibiasa ibagi ipendidikan iIslam, iyaitu iuntuk imengumpulkan itulisan iayat-ayat ial-qur'an iPenyalinan iini iterjadi ikarena iperselisihan idalam ibacaan ial-qur'an. iBerdasarkan ihal itersebut, ikhalifah iUsman imemerintahkan ikepada itim iyang idimpimpin iZaid ibin iTsabit, iAbdullah ibin iZubair, iZaid ibin iAsh, idan iAbdurrahman ibin iHarist. i

    Bila iterjadi ipertikaian ibacaan, imaka iharus idiambil ipedoman ikepada idialek isuku iQuraisy, isebab ial-Qur'an iini iditurunkan idengan ilisan iQuraisy. iZaid ibin iTsabit ibukan iorang iQuraisy, isedangkan iketiganya iadalah iorang iQuraisy. iTugas imendidik idan imengajar iumat ipada imasa iUsman ibin iAffan idiserahkan ipada iumat iitu isendiri, iartinya ipemerintah itidak imengangkat iguru-guru, idengan idemikian ipara ipendidik isendiri imelaksanakan itugasnya ihanya idengan imengharap ikeridhaan iAllah.

  Berdasarkan ihal itersebut, ipada imasa ikhalifah iUsman ibin iAffan itidak ibanyak iterjadi iperkembangan ipendidikan, ikalau idibandingkan idengan imasa ikekhalifahan iUmar ibin iKhatab, isebab ipada imasa ikhalifah iUsman iurusan ipendidikan idiserahkan isaja ikepada irakyat. iDan iapabila idilihat idari isegi ikondisi ipemerintahan iUsman ibanyak itimbul ipergolakan idalam imasyarakat isebagai iakibat iketidaksenangan imereka iterhadap ikebijakan iUsman iyang imengangkat ikerabatnya idalam ijabatan ipemerintahan.

D. iMasa iKhalifah iAli ibin iAbi iThalib i(35-40 iH: i656-661 iM)

  Pada imasa iAli itelah iterjadi ikekacauan idan ipemberontakan, isehingga idi imasa ienam itahun iia iberkuasa ipemerintahannya itidak istabil. iDengan ikericuhan ipolitik ipada imasa iAli iberkuasa, ikegiatan ipendidikan iIslam imendapat ihambatan idan igangguan. iPada isaat iitu ikhalifah iAli itidak isempat ilagi imemikirkan imasalah ipendidikan isebab ikeseluruhan iperhatiannya iditumpahkan ipada imasalah ikeamanan idan ikedamaian ibagi imasyarakat iIslam. iDan iitu iberarti ipola ipendidikannya itidak ijauh iberbeda idengan imasa-masa isebelumnya.

Adapun isecara iumum ipusat-pusat ipendidikan iislam ipada imasa iKhulafaur iRasyidin iterbagi idibeberapa iwilayah iantara ilain i:[1]

(a) iMekkah

Guru ipertama idi iMakkah iadalah iMuadz ibin iJabal iyang imengajarkan iAl iQur'an idan iHadist i

(b) iMadinah

Sahabat iyang iterkenal iantara ilain: iAbu ibakar, iUsman ibin iAffan, iAli ibin iAbi iThalib, idan isahabat-sahabat ilainnya i

(c) iBashrah

Sahabat iyang itermasyhur iantara ilain: iAbu iMusa ial-Asy'ary, idia iadalah iseorang iahli ifikih idan ial-Qur'an. i

(d) iKuffah

Sahabatsahabat iyang itermasyhur iadalah iAli ibin iAbi iThalib idan iAbdullah ibin iMas'ud. iAbdullah ibin iMas'ud imengjarkan iAl-Qur'an, itafsir ihadist, idan ifikih i

(e) iDamsyik i(Syam)

Setelah iSyam imenjadi ibagian inegara iIslam idan ipenduduknya ibanyak iberagama iIslam. iMaka iKhalifah iUmar imengirim itiga iorang iguru ike inegara iitu. iYang idikirim



[1] Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam. (Jakarta: Rajawali Perss, 2001) hlm,48-49


iadalah iMuaz ibin iJabal, iUbaidah, idan iAbu iDarda'. iKetiga isahabat iitu imengajar idi iSyam ipada itempat iyang iberbeda. iAbu iDarda' idi iDamsyik, iMuaz ibin iJabal idi iPalestina, iUbaidah idi iHims. i

(f) iMesir

Sahabat iyang imula-mula imendirikan imadrasah idan imeniadi iguru idi iMesir iadalah iAbdullah ibin iAmru ibin iAsh, iia iadalah iseorang iahli ihadist. i

Sedangkan iSistem ipendidikan iIslam isecara iumum ipada imasa iKhulafaurrasyidin idilakukan isecara imandiri, itidak idikelola ioleh ipemerintah, ikecuali ipada imasa iKhalifah iUmar ibin iKhattab iyang iturut icampur idalam imenambahkan imateri ikurikulum ipada ilembaga iKuttab. i

Materi ipendidikan iIslam iyang idiajarkan ipada imasa ikhalifah iAl-Rasyidin isebelum imasa iUmar ibin iKhattab, iuntuk ipendidikan idasar iyaitu i: i

1. iMembaca idan imenulis i

2. iMembaca idan imenghafal iAl-Qur'an i

3. iPokok-pokok iagama iIslam, iseperti icara iwudhu, ishalat, ishaum idan isebagainya. i

Ketika iUmar ibin iKhattab idiangkat imenjadi ikhalifah, iia imenginstruksikan ikepada ipenduduk ikota iagar ianak-anak idiajari: i

1. iBerenang i

2. iMengendarai iunta i

3. iMemanah i

Sedangkan imateri ipendidikan ipada itingkat imenengah idan itinggi iterdiri idari: i

1. iAl-qur'an idan itafsirnya. i

2. iHadits idan ipengumpulannya i

3. iFiqh i(tasyrl)

BAB iIII

PENUTUP

3.1         Kesimpulan

               Pendidikan iIslam imasa iKhulafaur iRasyidin. iPendidikan iIslam ipada imasa iini idibagi imenjadi iempat iperiode, iyaitu: iperiode iKhalifah iAbu iBakar ias-Siddiq, iperiode iKhalifah iUmar ibin iKhatab, iperiode iKhalifah iUsman ibin iAffan idan iperiode iAli ibin iAbu iThalib. iPendidikan iIslam iperiode iAbu iBakar isama idengan ipelaksanaan ipendidikan iperiode imasa iRasulullah, ibaik idari isegi imateri idan ilembaga ipendidikannya. iPendidikan iperiode iUmar ibin iKhatab imengalami ikemajuan idan imeningkat isebab ipemerintahan imasa iini idalam ikadaan istabil idan iaman, iselain iitu imateri ijuga isudah idikembangkan. iPendidikan iperiode iUsman ibin iAffan itidak iterdapat iperkembangan ijika idibandingkan idengan iperiode iUmar ibin iKhattab. iPada imasa ikhalifah iUsman ibin iAffan, ipendidikan idiserahkan ipada irakyat idan isahabat itidak ihanya iterfokus idi iMadinah isaja, itetapi isudah dibolehkan ike idaerahdaerah iuntuk imengajar iSedangkan iperiode iAli ibin iAbi iThalib ipendidikan itidak imengalami iperkembangan ikarena ipada imasa iini iterjadi ipemberontakan idan ipeperangan. iPendidikan ikurang imendapat iperhatian, iini idisebabkan ipemerintahan iAli iselalu idilanda ikonflik iyang iberujung ikepada ikekacauan.

    Pendidikan iAgama iIslam ipada imasa iKhulafaur iRasyidin iterbilang ibelum ibegitu iterprogram idan iterstruktur, inamun isebagai icikal ibakal ipendidikan ikhususnya ipendidikan iIslam ipatut iuntuk idi iapresiasi. iSetelah idipelajari isecara iseksama imengenai ipendidikan ipada imasa ikhulafaur irasyidin imaka idapat idiambil ibeberapa ihal iyang imenarik idan ibisa idijadikan isebagai ibahan ikonstruksi ibagi ipendidikan iIslam idi imasa isekarang iataupun idi iIndonesia, idiantaranya iadalah, iselalu iberupaya idalam imenerapkan ipendidikan iTauhid, iakhlak idan iibadah, ikarena ipendidikan itersebut imerupakan idasar iataupun ipokok idari iajaran iagama iislam. iMeskipun idalam ipendidikan idi iIndonesia isudah iterkandung imateri imateri itentang ihal itersebut idi iatas, inamun iterkadang ipeserta ididik iataupun ipendidik ihanya ifaham ipada ikonsep- ikonsepnya isaja itanpa imenghayati idan imenerapkan idalam ikehidupan isehari-hari. iUntuk iitu iseharusnya iseorang ipendidik idan ipeserta ididik idalam imempelajari imateri-materi idi iatas iharus ibenar-benar idapat imenjadi ikristal idi idalam ihati imasing-masing.

 

3.2   iSaran

  Penulis imenyadari idalam ipenulisan imakalah iini iterdapat ibanyak ikesalahan iserta ijuga iketidaksempurnaan. iSehingga ipenulis imengharapkan ikritik, isaran idan imasukan idari ipembaca iagar ikedepannya ipenulis idapat imenulis imakalah idi ilain iwaktu idengan isempurna.






DAFTAR iPUSTAKA

Prof. iDr. iH. iSamsul iNizar. iSejarah iPendidikan iIslam, i(Menelusuri iJejak iSejarah iPendidikan iEra iRasulullah iSampai iIndonesia). iJakarta: iKencana, i2008

Asriya iAbuddin iNata, iSejarah iPendidikan iIslam, iJakarta: iMedia iKencana iGroup, i2011

Yatim, iBadri, iSejarah iPeradaban iIslam, iJakarta: iRaja iGrafindo iPersada, i2001.

Yunus, iMahmud, iSejarah iPendidikan iIslam, iJakarta: iHidakarya iAgung, i1989).


Ramayulis, iSejarah iPendidikan iIslam, iJakarta: iKalam iMulia, i2012

 

Zuhairini, iSejarah iPendidikan iIslam, iJakarta, iBumi iAksara, i2008

i

i

kk




Komentar